Di Bantul Ada Penolakan Vaksin Karena Ideologi

Jumat, 21 Januari 2022 – 17:35 WIB
Di Bantul Ada Penolakan Vaksin Karena Ideologi - JPNN.com Jogja
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten Bantul sedang melakukan percepatan vaksinasi terutama dosis ketiga bagi lansia pada Jumat (21/1).

Dalam vaksinasi kali ini Pemkab Bantul bekerja sama dengan komunitas Sambatan Jogja dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa untuk mempercepat vaksinasi, orang yang mempunyai keterbatasan secara fisik akan dijemput secara langsung.

"Selain itu kami juga menjemput komunitas atau orang-orang yang menolak vaksinasi karena alasan ideologis," kata Abdul Halim saat mengunjungi sentra vaksinasi Jimpitan Plus bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Menurutnya, orang yang menolak vaksinasi tadi dirayu dan dijemput untuk mendapatkan vaksin.

Ia mengakui proses tersebut tidaklah mudah.

Untuk itu Pemkab Bantul menggandeng organisasi masyarakat dalam membantu meyakinkan orang-orang tersebut.

"Caranya, kami bekerjasama dengan NU dan Muhammadiyah karena mereka ormas besar di Bantul," ujarnya.

Sejumlah orang di Bantul menolak divaksin karena masalah ideologis. Bupati Bantul bertindak begini.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News