BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem di DIY, Tingkatkan Kewaspadaan!

Selasa, 18 Januari 2022 – 11:30 WIB
BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem di DIY, Tingkatkan Kewaspadaan! - JPNN.com Jogja
BMKG ungkap penyebab cuaca ekstrem di DIY (Foto: BPBD Sleman)

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (Stamet YIA) menyampaikan potensi cuaca ekstrem di DIY selama sepekan ke depan.

Berdasarkan hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini, BMKG Stamet YIA menyatakan adanya peningkatan aktivitas.

Adapun peningkatan aktivitas berupa Cold Surge atau seruakan massa udara dingin dari Asia menuju wilayah Indonesia, aktifnya fenomena gelombang atmosfer dan pola tekanan udara rendah.

Kondisi tersebut membuat pontensi curah hujan dan cuaca ekstrem di DIY meningkat.

"BMKG Stamet YIA memperkirakan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah DIY pada 17 - 21 Januari 2022," ungkap Kepala Stamet YIA Warjono pada Senin (17/1).

Wilayah yang diperkirakan terdampak cuaca ekstrem selama sepekan tersebut mencakup Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul.

Untuk itu, Stamet YIA mengimbau masyarakat DIY agar tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama sepekan ini.

Cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir dan angin kencang tersebut dapat menimbulkan terjadinya tanah longsor, banjir hingga pohon tumbang.

Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan mengalami cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan. Simak imbauan BMKG Stamet YIA berikut ini.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News