Sultan HB X Angkat Bicara Soal Konflik di Pantai Sanglen Gunungkidul

Rabu, 30 Juli 2025 – 07:50 WIB
Sultan HB X Angkat Bicara Soal Konflik di Pantai Sanglen Gunungkidul - JPNN.com Jogja
Warga yang tergabung dalam Paguyuban Sanglen Berdaulat menolak digusur oleh pihak Keraton Yogyakarta. Foto: Dok. Warga Sanglen

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara terkait polemik penggusuran di kawasan Pantai Sanglen, Kabupaten Gunungkidul.

Sultan HB X mempertanyakan klaim warga terkait penguasaan kawasan pesisir selatan tersebut. 

"Enggak usah bicara hak-hakan. Kalau memang dia tidak punya hak, ya, bagaimana? Apakah kasih pesangon? Kasih pesangon itu sudah dianggap memadai enggak? Nah, itu kan harus dibicarakan," katanya, Selasa (29/7).

Sultan mengatakan bahwa pihak yang tidak memiliki hak harus bersedia mengikuti aturan dan meninggalkan lahan tersebut secara tertib.

"Ya enggak apa-apa, mau dialog saja enggak apa-apa. Didialogkan saja untuk dipahami status tanahnya bagaimana," katanya. 

Lebih lanjut, Sultan tetap meminta adanya solusi bagi warga yang direlokasi. 

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan bahwa kawasan tersebut berstatus tanah kasultanan atau sultan ground.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang tidak memiliki hak atas lahan tersebut untuk secara ikhlas menaati aturan dan mengosongkan lahan," kata Endah.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara terkait polemik lahan di Pantai Sanglen, Kabupaten Gunungkidul.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News