Antisipasi Demo Ricuh, Toko-Toko di Malioboro Memilih Tutup
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Sejumlah toko di kawasan pedestrian Malioboro, Kota Yogyakarta, memilih tutup untuk mengantisipasi dampak yang timbul saat aksi unjuk rasa pada Senin (1/9).
Hari ini, sejumlah pengunjuk rasa berdemontrasi di depan Gedung DPRD DIY yang berada di Jalan Malioboro.
Ruas jalan di Malioboro pagi hingga siang hari tampak sepi dibandingkan hari-hari biasanya.
Tidak banyak aktivitas yang ditemukan di Malioboro, sementara aparat Polri dan TNI berjaga di sejumlah titik.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan sebagian besar pelaku ekonomi di sekitar Malioboro memilih tutup sementara.
“Kami menyarankan untuk tidak usah tutup, tetapi mereka kan tutup sendiri. Kami memaklumilah mereka memitigasi sendiri-sendiri," kata Hasto.
Hasto mengatakan Pemkot Yogyakarta telah menerjunkan tim pengaman dari Satpol PP dan unsur masyarakat.
"Meskipun tutup, tetapi imbauan saya tidak usah takut terlalu berlebihan karena Insyaallah kami jaga,” katanya.
Sejumlah toko di Malioboro memilih tutup karena ada demonstrasi. Kawasan pedestarian itu tampak sepi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News