Penyebab Angin Kencang yang Melanda Jogja
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Angin kencang memorak-porandakan sejumlah fasilitas umum dan pohon tumbang di beberapa wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (24/1).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, daerah paling banyak terdampak, yaitu Kabupaten Sleman, Bantul dan Kota Yogyakarta.
Di Kabupaten Sleman angin kencang terjadi di sejumlah kecamatan mengakibatkan 62 pohon tumbang, 14 akses jalan terganggu, 13 jaringan listrik rusak, 35 rumah dan enam kendaraan rusak.
Di Kota Yogyakarta angin kencang merusak 14 pohon, satu tempat usaha dan satu tower.
Selanjutnya, di Kabupaten Bantul tujuh pohon tumbang, satu rumah rusak dan satu akses jalan nasional terdampak angin kencang tersebut.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Warjono mengatakan fenomena ini diakibatkan aktivitas angin kencang di lapisan udara atas yakni 925 mb di sekitar wilayah Jawa.
Kecepatannya berkisar antara 10-45 knots atau 18-83 km per jam.
"Hal ini diakibatkan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana di sekitar pantai barat Laut Australia sehingga dataran yang bertopografi yang cukup tinggi berpotensi terdampak oleh angin kencang tersebut," katanya.
Sejumlah fasilitas umum hingga pohon tumbang dampak dari angin kencang yang melanda wilayah Jogja.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News