Geger Penemuan Mayat di Bantul, Polisi Sebut Korban Meninggal Karena Sakit
Berdasarkan data Puskesmas Kasihan, korban terakhir kali memeriksakan diri pada tahun 2022 dengan riwayat hipertensi. Saksi juga mengonfirmasi bahwa korban menderita tunarungu dan asma.
Polisi menegaskan bahwa kasus ini ditutup sebagai kematian wajar akibat sakit.
“Wajah bersih, tidak ada luka. Keluar darah dari dalam hidung dan mulut, proses alami kematian dalam kekurangan oksigen. Terdapat tanda mati lemas kekurangan oksigen, pada gusi dan tangan kebiruan, tidak ada tanda kekerasan," katanya.
Jenazah saat ini telah ditangani oleh pihak medis dan PMI Bantul untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman. (MAR3/JPNN)
Seorang wanita di Bantul ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan bercak darang di muka.
Redaktur & Reporter : Januardi Husin
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News