Permintaan Gas Tinggi, Pertamina Tambah 710 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Menghadapi lonjakan konsumsi bahan bakar dapur selama bulan suci Ramadan 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengambil langkah proaktif dengan menambah 710.160 tabung elpiji 3 kilogram untuk memperkuat pasokan di wilayah Jawa Tengah.
Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan tambahan ini merupakan skema extra dropping atau penyaluran di luar alokasi harian reguler.
"Tambahan 710.160 tabung akan disalurkan secara bertahap mulai hari ini hingga minggu depan. Kami akan terus mengevaluasi perkembangan kebutuhan di lapangan secara real-time," ujar Taufiq dalam keterangan resminya di Yogyakarta, Rabu (25/2).
Langkah ini diambil setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna merespons tren peningkatan aktivitas memasak masyarakat selama bulan puasa.
Untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi konsumen dari spekulan, Pertamina menekankan pentingnya membeli gas melon langsung di titik distribusi resmi.
Masyarakat diimbau hanya membeli di pangkalan resmi agar mendapatkan harga Rp 18.000 per tabung.
Menurut Taufiq, rata-rata terdapat sembilan hingga sepuluh pangkalan resmi di setiap desa atau kelurahan.
Warga Jogja diminta membeli di pangkalan resmi untuk memutus rantai penjualan oknum yang seringkali menaikkan harga jauh di atas ketentuan pemerintah.
Permintaan gas elpiji 3 kilogram di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meningkat saat bulan Ramadan. Pasokan ditambah.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News