Strategi Atur Keuangan Setelah Lebaran, Pentingnya Alarm Kesadaran Finansial
Menurut dia, asuransi kesehatan, kendaraan, dan lain-lain adalah instrumen manajemen risiko yang krusial melalui mekanisme risk sharing.
"Jika terjadi peristiwa tidak terduga, beban finansial bisa diminimalkan karena sebagian besar risiko, misalnya hingga 80 persen, sudah ditanggung pihak asuransi," jelasnya.
Di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian atau Volatile, Uncertain, Complex, Ambiguous (VUCA), masyarakat diminta untuk lebih bijak dan strategis.
Eddy menyarankan agar pengelolaan keuangan saat ini lebih fokus pada kebutuhan yang bersifat vital dan taktis ketimbang orientasi jangka panjang yang terlalu kaku, mengingat perubahan iklim dan instrumen investasi yang bergerak sangat cepat.
Sebagai penutup, ia menekankan bahwa keberhasilan finansial juga didukung oleh kondisi sosial yang kondusif.
"Pupuk persatuan di dalam komunitas, kurangi perdebatan atau konflik yang tidak konstruktif," pesannya. (mar3/jpnn)
Ekonom UGM mengingatkan masyarakat Indonesia untuk kembali mengatur keuangan setelah merayakan Lebaran.
Redaktur & Reporter : Januardi Husin
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News