Siasat Pemkot Yogyakarta Menghidupkan TKP Senopati

Senin, 04 Mei 2026 – 10:00 WIB
Siasat Pemkot Yogyakarta Menghidupkan TKP Senopati - JPNN.com Jogja
Ilustrasi - Bus pariwisata parkir di TKP Senopati. Foto: Foto: Polresta Yogyakarta/edit by ChatGPT

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Warga di Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati mengeluh karena kebijakan larangan parkir bagi bus pariwisata.

Merespons keluhan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan menyiapkan penataan baru di TKP Senopati.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan TKP Senopati bakal dialihkanfungsikan menjadi pangkalan transportasi tradisional.

Menurutnya, minat masyarakat yang cukup tinggi ke Jeron Beteng menjadi solusi keberadaan transportasi tradisional yang mangkal di TKP Senopati.

"Masyarakat atau wisatawan yang ingin ke Jeron Beteng atau kulineran di Pasar Ngasem bisa langsung naik dari sana (TKP Senopati)," ujarnya Minggu (3/5).

Langkah itu diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan ke arah Jeron Beteng.

"Daya dukung parkir di dalam Jeron Beteng terbatas, maka kami siapkan TKP Senopati untuk pemberhentian becak dan andong sebagai moda lanjutan," kata Arif.

Area TKP Senopati sendiri disebut mampu menampung sekitar 10 andong dan 30 becak dalam satu waktu. (mcr25/jpnn)

Begini cara Pemerintah Kota Yogyakarta menghidupkan TKP Senopati setelah adanya larangan bus parkir.

Redaktur : Januardi Husin
Reporter : M. Sukron Fitriansyah

Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News