Gunung Merapi Masih Siaga, Ratusan Guguran Lava Teramati

Senin, 04 Mei 2026 – 11:01 WIB
Gunung Merapi Masih Siaga, Ratusan Guguran Lava Teramati - JPNN.com Jogja
Penampakan Gunung Merapi. Foto: Januardi/JPNN

"Meskipun jumlahnya cukup banyak, intensitas kegempaan pada minggu ini secara umum lebih rendah dibandingkan dengan pekan sebelumnya," tambah Agus.

Sedangkan untuk data deformasi atau perubahan bentuk tubuh gunung, pengukuran melalui EDM dan GPS menunjukkan kondisi yang stabil. Tidak ditemukan adanya perubahan dimensi atau tekanan yang signifikan pada periode pengamatan ini.

Rekomendasi dan Potensi Bahaya
BPPTKG mengingatkan potensi bahaya saat ini masih berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan barat daya, meliputi:

  • Sungai Boyong: Maksimal 5 km.
  • Sungai Bedog, Krasak, Bebeng: Maksimal 7 km.
  • Sektor Tenggara (Sungai Woro): Maksimal 3 km.
  • Sungai Gendol: 5 km.

Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik diperkirakan dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Agus Budi Santoso mengimbau Pemerintah Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten untuk terus melakukan upaya mitigasi.

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya dan tetap waspada terhadap bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di puncak Merapi.

Meskipun tercatat hujan dengan intensitas tertinggi 26,97 mm/jam di Pos Kaliurang pada 26 April, hingga saat ini belum ada laporan mengenai penambahan aliran maupun banjir lahar di sungai-sungai yang berhulu di Merapi. (mar3/jpnn)

BPPTKG mencatatkan beberapa aktivitas vulkanik dari Gunung Merapi. Statusnya masih Siaga atau level 3.

Redaktur & Reporter : Januardi Husin

Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News