Tak Boleh Pasif, Orang Tua Perlu Aktif Memantau Perilaku Anak Bermedia Sosial

Senin, 04 Mei 2026 – 14:11 WIB
Tak Boleh Pasif, Orang Tua Perlu Aktif Memantau Perilaku Anak Bermedia Sosial - JPNN.com Jogja
Peran orang tua mengawasi anak saat bermedia sosial. Foto: source for jpnn

Aktivitas media sosial yang intens sering kali memicu perilaku membandingkan diri dengan orang lain, yang berisiko menggerus rasa percaya diri.

"Jika anak tidak mendapat pendampingan, mereka bisa bingung karena tidak memiliki panutan. Ini berdampak pada bagaimana mereka melihat diri sendiri," tambah Gisella.

Langkah Nyata bagi Orang Tua
Untuk membentengi anak dari pengaruh negatif digital, orang tua didorong untuk membangun konsep diri yang kuat pada anak sejak dini. Jika anak memiliki fondasi diri yang ajeg, pengaruh lingkungan digital akan cenderung minim.

Orang tua perlu memantau penggunaan media sosial sesuai dengan tahap perkembangan anak, memberikan contoh langsung dalam penggunaan gawai (gadget) yang bijak dan tepat waktu, serta menyediakan dan memfasilitasi kegiatan luar jaringan (offline) yang menyenangkan untuk menyeimbangkan aktivitas anak.

Dengan pola asuh yang proaktif dan komunikatif, diharapkan anak-anak tetap dapat memanfaatkan teknologi digital tanpa kehilangan esensi perkembangan mental dan sosial yang sehat. (mar3/jpnn)

Psikolog anak menyarankan orang tua memantau dan mengawasi perilaku anak di media sosial. Anak perlu diajak berdiskusi.

Redaktur & Reporter : Januardi Husin

Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News