Tak Boleh Pasif, Orang Tua Perlu Aktif Memantau Perilaku Anak Bermedia Sosial
Aktivitas media sosial yang intens sering kali memicu perilaku membandingkan diri dengan orang lain, yang berisiko menggerus rasa percaya diri.
"Jika anak tidak mendapat pendampingan, mereka bisa bingung karena tidak memiliki panutan. Ini berdampak pada bagaimana mereka melihat diri sendiri," tambah Gisella.
Langkah Nyata bagi Orang Tua
Untuk membentengi anak dari pengaruh negatif digital, orang tua didorong untuk membangun konsep diri yang kuat pada anak sejak dini. Jika anak memiliki fondasi diri yang ajeg, pengaruh lingkungan digital akan cenderung minim.
Orang tua perlu memantau penggunaan media sosial sesuai dengan tahap perkembangan anak, memberikan contoh langsung dalam penggunaan gawai (gadget) yang bijak dan tepat waktu, serta menyediakan dan memfasilitasi kegiatan luar jaringan (offline) yang menyenangkan untuk menyeimbangkan aktivitas anak.
Dengan pola asuh yang proaktif dan komunikatif, diharapkan anak-anak tetap dapat memanfaatkan teknologi digital tanpa kehilangan esensi perkembangan mental dan sosial yang sehat. (mar3/jpnn)
Psikolog anak menyarankan orang tua memantau dan mengawasi perilaku anak di media sosial. Anak perlu diajak berdiskusi.
Redaktur & Reporter : Januardi Husin
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News