Jangan Dicampur Lagi, Begini Aturan Baru Penjemputan Sampah di Bantul
Selama ini, kendala terbesar petugas adalah habisnya waktu hanya untuk memilah sampah yang tercampur.
"Sampah organik akan diproses menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah anorganik memiliki jalur berbeda. Jika masih bernilai ekonomi akan didaur ulang. Jika berupa residu, akan masuk ke proses karbonasi atau insinerasi menggunakan alat yang kami miliki," jelas Agus.
Pemerintah Kabupaten Bantul menegaskan akan bersikap tegas, tetapi tetap persuasif dalam masa transisi ini.
Evaluasi mingguan tidak hanya menyasar kesadaran masyarakat, tetapi juga memastikan kru armada pengangkut bekerja sesuai SOP.
"Jangan sampai sopir truk mengambil sampah yang tidak sesuai aturan (tercampur). Jika tercampur sedikit mungkin masih manusiawi, tetapi kalau banyak tentu akan kami evaluasi total," tutup Fenty.
Dengan sistem baru ini, Bantul diharapkan mampu mempercepat visi pengelolaan sampah sirkular dan mengurangi beban penumpukan residu di tempat pembuangan akhir. (mar3/jpnn)
Pemerintah Kabupaten Bantul resmi memberlakukan sistem baru dalam penjemputan sampah rumah tangga. Tak boleh lagi dicampur.
Redaktur & Reporter : Januardi Husin
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News