Pemerintah DIY Luncurkan Pendidikan Khas Kejogjaan
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi meluncurkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) yang digelar di SMA 6 Yogyakarta pada Senin (4/5).
PKJ diharapkan dapat mencetak manusia unggul yang matang secara batiniah dan luhur dalam perilaku.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan tantangan pendidikan saat ini bukan sekadar melahirkan manusia yang cerdas secara akademik.
Menurutnya, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana melahirkan manusia yang memegang teguh nilai-nilai dan kebudayaan.
"Sebab kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa disertai kedewasaan nilai dapat membuat manusia kehilangan arah, bahkan tercerabut dari akar budayanya sendiri," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menganggap PKJ sangat bergantung pada sinergi ekosistem yang kuat antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Untuk itu, keberhasilan pendidikan karakter ini tidak bisa hanya dibebankan kepada guru semata.
"Pendidikan berasal dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Bahkan lebih luas lagi, ia bertumpu pada sinergi Keraton, kampus, dan kampung yang menjadi ekosistem hidup bagi tumbuhnya karakter generasi," kata Sri Sultan.
Pendidikan Khas Kejogjaan bakal diterapkan secara bertahap di semua jenjang pendidikan di DIY.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News