Alasan Pemkot Yogyakarta Ingin Mengganti Becak Motor

Jumat, 29 Mei 2026 – 19:45 WIB
Alasan Pemkot Yogyakarta Ingin Mengganti Becak Motor - JPNN.com Jogja
Becak listrik. Foto: Humas Pemda DIY

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta ingin mentransformasi moda transportasi tradisional di kawasan wisata ikonik Malioboro.

Secara bertahap, Pemkot Yogyakarta menargetkan kawasan tersebut bebas dari operasional becak motor (betor) dan menggantinya dengan becak listrik yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta Imanudin Aziz mengatakan bahwa kebijakan ini diambil untuk menciptakan kawasan Malioboro yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi wisatawan maupun warga lokal.

Imanudin memaparkan beberapa alasan mendasar di balik penggantian armada tersebut.

Pertama, aspek lingkungan. Becak motor dinilai tidak ramah lingkungan dibandingkan dengan becak listrik yang lebih bersih dan minim polusi suara.

Kedua, banyak becak motor yang beroperasi saat ini tidak memenuhi syarat kualifikasi kendaraan, tidak laik jalan, dan secara perizinan tidak memenuhi standar regulasi lalu lintas.

Ketiga, penggunaan becak listrik dianggap sebagai langkah yang lebih manusiawi dan menjamin keselamatan penumpang maupun pengemudi di kawasan pusat kota yang padat.

Sebagai langkah awal, Pemkot Yogyakarta telah menyiapkan 50 unit becak listrik yang merupakan bantuan dari PT KAI. Prioritas utama penggantian ini difokuskan di kawasan Malioboro.

Pemkot Yogyakarta akan mengganti becak motor menjadi becak listrik secara bertahap. Ini alasannya.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News