Hari Ke-13 Kemunculan Api di Rumah Sleman: Penghuni Mengungsi, Tak Bisa Bekerja
jogja.jpnn.com, SLEMAN - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Bambang Kuntoro mengatakan titik api masih muncul di rumah warga di Dusun Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Kecamatan Seyegan.
Api masih muncul hingga memasuki hari ke-13 sejak kejadian pertama kali ditangani.
"Jika kemarin sudah 83 kali, kemudian paginya tambah empat kali dan semalam tiga kali berarti sudah 91 kali munculnya api di spot-spot acak," ujarnya, Kamis (4/6).
Menurut Bambang, spot api bahkan bertambah kemunculannya di rumah sebelahnya.
"Ada dua ruang di sebelah, tetapi memang di belakang, di luar itu melebar di sana," katanya.
Bambang mengatakan pemerintah daerah akan memberikan perhatian serius terhadap kondisi korban alias pemilik rumah.
Akibat potensi bencana itu, penghuni rumah harus tidur di rumah lain dan tidak bekerja selama 13 hari.
Untuk itu, terkait dengan kebutuhan logistik pemerintah daerah disebut sudah turun tangan membantu meringankan beban keluarga terdampak api misterius tersebut.
Kemunculan api misterius di Dusun Kasuran sudah memasuki hari ke-13. Pemilik rumah terpaksa mengungsi dan tak bisa bekerja.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News