Sedang Musim Kemarau, Sungai di Yogyakarta Bakal Dinormalisasi
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta berencana menjaga kelestarian dan fungsi sungai di wilayahnya melalui program normalisasi rutin. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif menghadapi potensi pendangkalan sekaligus menjadi momentum penataan kawasan bantaran sungai agar lebih bersih, hijau, dan sehat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Yogyakarta Umi Akhsanti mengatakan bahwa normalisasi dijadwalkan berlangsung setidaknya satu kali setiap tahun.
Pihaknya sengaja memilih waktu pelaksanaan pada musim kemarau, tepatnya antara bulan Juni hingga Agustus.
"Idealnya normalisasi dilakukan saat musim kemarau, sekitar Juni sampai Agustus, ketika debit air rendah sehingga proses pembersihan lebih mudah," ujar Umi di Yogyakarta, Senin (7/7/2026).
Saat ini, fokus utama Pemkot Yogyakarta adalah normalisasi di aliran Sungai Code.
Pengerjaan fisik di wilayah tersebut telah menunjukkan progres signifikan, yakni mencapai sekitar 80 persen, terhitung dari kawasan Terban Madani hingga belakang Hotel Tentrem.
Meski progres fisik sudah hampir rampung, Umi mengakui masih ada tantangan di sisi kiri dan kanan sungai, terutama di area yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sleman.
Di wilayah tersebut, masih ditemukan aktivitas masyarakat di badan sungai yang perlu ditertibkan.
Pemkot Yogyakarta akan memanfaatkan musim kemarau untuk melakukan normalisasi sungai-sungai. Dimulai dengan Kali Code.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News