Proyek PSEL di DIY Disebut Sesuai Standar Eropa

Rabu, 12 Agustus 2026 – 11:38 WIB
Proyek PSEL di DIY Disebut Sesuai Standar Eropa - JPNN.com Jogja
TPA Piyungan lokasi tempat proyek PSEL. Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Tiga daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan bekerja sama pengembangan megaproyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman menandatangani kerja sama tersebut di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (11/8).

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan langkah ini akan menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan sampah selama di Jogja.

"Pengembangan PSEL ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus mengubah sampah yang selama ini dipandang sebagai persoalan lingkungan menjadi sumber energi yang memiliki nilai manfaat," kata Sri Sultan.

Keterlibatan pihak ketiga dinilai sebagai langkah tepat dalam menghadirkan solusi keterbatasan pemerintah daerah dalam menangani sampah.

"Intervensi investasi pihak ketiga diperlukan karena kapasitas daerah terbatas," katanya.

Direktur Investasi Danantara Indonesia Fadli Rahman mengatakan proyek PSEL ini ditargetkan mulai beroperasi penuh pada kuartal III atau kuartal IV tahun 2028.

Akhir tahun ini proyek PSEL di DIY direncanakan memasuki tahap groundbreaking.

Proyek PSEL di DIY yang akan memulai peletakan batu pertama pada akhir tahun ini disebut mengacu pada standar Eropa.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News