RSUD Wonosari Didesak Tingkatkan Kualitas Layanan SDM dan Etika Petugas

Rabu, 12 Agustus 2026 – 12:17 WIB
RSUD Wonosari Didesak Tingkatkan Kualitas Layanan SDM dan Etika Petugas - JPNN.com Jogja
Rapat koordinasi manajemen RSUD Wonosari dengan Bupati Gunungkidul Endah Subekti. Foto: Antara

Puncak kunjungan tertinggi terjadi pada April, sebelum akhirnya mengalami penurunan pada Mei dan Juni.

Penurunan tersebut tercatat pada layanan rawat jalan 18,4 persen, rawat inap 23,4 persen, dan instalasi gawat darurat 17,6 persen.

Meskipun terdapat penurunan kunjungan di pertengahan tahun, kinerja keuangan rumah sakit tetap mencatatkan tren positif.

Hingga triwulan II 2026, RSUD Wonosari berhasil mengantongi pendapatan Rp 77,36 miliar atau sekitar 66,38 persen dari target tahunan, dengan realisasi belanja mencapai 52,86 persen.

Beberapa unit dengan tingkat kunjungan pasien tertinggi berada pada layanan penyakit dalam, saraf, jantung, dan hemodialisis.

Menghadapi semester II 2026, manajemen RSUD Wonosari telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pelayanan.

Rumah sakit akan memperluas cakupan dengan menghadirkan Klinik Umum IGD untuk kasus nonkegawatdaruratan, layanan cuci darah mandiri atau continuous ambulatory peritoneal dialysis, serta fasilitas K-grab.

Dari sisi ketenagakerjaan dan fasilitas pendukung, RSUD Wonosari berencana merekrut dokter spesialis baru, khususnya spesialis jantung dan urologi, serta menjalin kerja sama dengan dokter residen dari berbagai institusi pendidikan.

RSUD Wonosari baru saja naik kelas dari C menjadi B. Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta layanan SDM diperbaiki.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News