Pemkab Kulon Progo Genjot Program Cetak Sawah Demi Target 42 Ton Beras per Tahun

Kamis, 03 September 2026 – 17:13 WIB
Pemkab Kulon Progo Genjot Program Cetak Sawah Demi Target 42 Ton Beras per Tahun - JPNN.com Jogja
Ilustrasi - Program cetak sawah di Kulon Progo: Foto: Januardi/JPNN

jogja.jpnn.com, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berupaya memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan daerah. Pada 2026, Pemkab Kulon Progo mengeklaim telah merealisasikan pencetakan sawah baru seluas 9,5 hektare.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengungkapkan bahwa tambahan areal ini secara akumulatif memperluas cakupan program cetak sawah baru di wilayahnya hingga mencapai 384,5 hektare.

"Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan pangan. Selain lahan yang sudah terealisasi, saat ini kami juga mencatat masih terdapat potensi lahan siap cetak seluas 10,6 hektare yang siap digarap untuk perluasan area tanam padi," ujar Agung di Kulon Progo, Kamis (3/9).

Mengacu data resmi Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, perluasan lahan pertanian ini telah berlangsung secara bertahap sejak satu dekade terakhir

Agung menyebut bahwa cetak sawah baru 70 hektare pada 2015, 45 hektare pada 2018, dan 40 hektare pada 2019.

Selanjutnya, pada periode 2020-2022, penambahan konsisten berada di angka 50 hektare per tahun.

Capaian tersebut berlanjut pada 2023 seluas 35 hektare, 2024 seluas 25 hektare, 2025 seluas 10 hektare, hingga merealisasikan 9,5 hektare pada 2026.

"Melalui penambahan areal tanam baru ini, Pemkab Kulon Progo menargetkan tingkat produktivitas padi mampu mencapai 40 kuintal per hektare gabah kering giling," katanya.

Pemkab Kulon Progo terus menggenjot program cetak sawah baru. Program ini diproyeksikan sanggup memberi tambahan produksi beras hingga 42,40 ton per tahun.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News