Keracunan MBG di Sleman, Anggota Dewan Didesak Berani Bertindak

Selasa, 08 September 2026 – 12:57 WIB
Keracunan MBG di Sleman, Anggota Dewan Didesak Berani Bertindak - JPNN.com Jogja
Siswa SMP N 10 Yogyakarta mengonsumsi MBG. Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jogja.jpnn.com, SLEMAN - Dugaan keracunan makanan program makan bergizi gratis (MBG) dialami oleh 45 siswa di tiga sekolah di Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman pada Senin (7/9).

Puluhan siswa itu mengalami gejala pusing hingga mual sehingga harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW) Baharuddin Kamba mengatakan kasus di Kapanewon Turi menambah daftar panjang kasus keracunan makanan di Kabupaten Sleman.

Kamba mendesak agar anggota dewan mengikuti langkah berani yang diambil oleh DPRD Malang, yaitu menyetop program MBG.

"JCW mendorong legislatif DPRD Kabupaten Sleman untuk berani menyatakan menghentikan program MBG tersebut," katanya, Selasa (8/9).

Anggota dewan dituntut berani meskipun program tersebut dijalan pemerintah pusat.

Kamba mengatakan warga Jogja membutuhkan wakil rakyat yang mau memperjuangkan aspirasi mereka.

"Tidak ada sanksi pidana bagi SPPG yang lalai, lantas sampai kapan korban terus mengalami keracunan massal," katanya.

DPRD Sleman didesak berani bertindak terhadap program MBG, seusai kasus keracunan yang menimpa 45 siswa di Sleman.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News