Gunung Merapi Level 3, Puluhan Kali Aktivitas Kegempaan dalam Sehari
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih cukup tinggi sepanjang pengamatan satu hari penuh pada Senin (28/9).
Hingga saat ini, tingkat aktivitas gunung berapi aktif tersebut masih ditetapkan pada Level III (Siaga).
Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso mengungkapkan bahwa suplai magma di dalam perut Gunung Merapi terpantau masih terus berlangsung.
Kondisi ini berpotensi memicu terjadinya guguran lava maupun awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
"Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya," ujar Agus Budi Santoso dalam keterangannya, Selasa (29/9).
Berdasarkan laporan pengamatan periode 28 September 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, cuaca di sekitar Gunung Merapi terpantau bervariasi mulai dari cerah, berawan, hingga mendung dengan suhu udara berkisar antara 16 hingga 28,5 derajat celsius.
Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis, dengan asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih setinggi 100 meter di atas puncak.
Namun, aktivitas kegempaan di dalam gunung tercatat cukup intensif, yang didominasi oleh:
Gunung Merapi yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih mengeluarkan aktivitas kegempaan. Level dipertahankan pada status siaga.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News