Cairan Kuning dan Berbusa Mengalir ke Pantai Cangkring, Diduga Limbah Tambak Udang
jogja.jpnn.com, BANTUL - Keberadaan saluran air yang diduga berasal dari limbah tambak udang kini tengah menjadi sorotan publik.
Saluran air tersebut terpantau mengarah langsung dan bermuara ke laut di kawasan wisata Pantai Cangkring, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Air berwarna kekuningan, keruh dan berbusa itu tampak mengalir cukup deras hingga membentuk aliran menyerupai sungai kecil yang langsung masuk ke laut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul Bambang Purwadi Nugroho menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
"Dugaan kami dari usaha tambak," ujar Bambang, Selasa (29/9).
Sebagai langkah investigasi awal, DLH Bantul telah mengambil sampel air limbah tersebut beberapa hari lalu untuk diuji di laboratorium.
Proses uji laboratorium ini diperkirakan memakan waktu selama 12 hari ke depan.
"Selanjutnya dari hasil uji lab tersebut akan kami sampaikan kepada DLH DIY untuk pengambilan langkah penyelesaian final terkait permasalahan ini," jelasnya.
Saluran air berwarna kuning, keruh dan berbusa tampak mengalir langsung ke Pantai Cangkring. DLH menduga berasal dari limbah tambak udang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News