Sultan Ingatkan Pentingnya APAR, Belajar dari Kebakaran di Hamzah Batik
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pentingnya penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap toko maupun pusat perbelanjaan.
Langkah ini dinilai krusial guna meminimalkan risiko dan melakukan penanganan dini apabila terjadi insiden kebakaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Sultan untuk merespons insiden kebakaran yang melanda toko Hamzah Batik di kawasan Malioboro pada Senin (28/9) dini hari.
"Di toko-toko itu harus ada pemadam kebakaran yang pakai tabung. Kalau enggak, ya, risikonya begitu," ujar Sultan seusai menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY di Yogyakarta, Rabu (30/9).
Sultan HB X mengaku tidak tahu persis apakah di toko Hamzah Batik tersedia APAR atau tidak.
APAR adalah alat pemadam kebakaran portabel yang dapat dioperasikan oleh satu orang untuk memadamkan api pada tahap awal.
APAR biasanya berbentuk tabung dan berisi bahan pemadam seperti serbuk kimia, karbon dioksida (CO?), busa, atau air.
Jenis bahan pemadam harus disesuaikan dengan sumber kebakaran, misalnya listrik, minyak, kertas, atau bahan mudah terbakar lainnya.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengingatkan agar setiap toko memiliki APAR untuk mencegah kebakaran.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News