Tantangan Menangani Kebakaran di Trans Home, Medan Sempit hingga Asap Beracun
jogja.jpnn.com, SLEMAN - Kebakaran besar yang meluluhlantakkan toko bangunan dan peralatan elektronik Trans Home di Jalan Yogyakarta-Solo Kilometer 11, Kalurahan Kalitirto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis siang (1/10), menyisakan cerita perjuangan berat bagi para petugas di lapangan.
Proses pemadaman hingga evakuasi korban harus dilakukan di tengah medan yang rumit dan penuh risiko tinggi.
Skala kebakaran yang membakar area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi itu membuat semua pihak yang terkait terjun ke lapangan.
Kapolsek Berbah AKP Fitrianto Heri Nugroho mengungkapkan bahwa sedikitnya 20 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Bantuan tersebut tidak hanya datang dari Kabupaten Sleman, tetapi juga lintas wilayah mulai dari Bantul, Kulon Progo, hingga kabupaten tetangga di Jawa Tengah seperti Magelang dan Klaten.
"Banyak (kendaraan damkar). Ada sekitar 20 kendaraan," ujar AKP Fitrianto pada Kamis malam.
Ia menambahkan bahwa operasi ini juga melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari BPBD, Brimob, kepolisian, hingga Dinas Sosial.
"BPBD, Damkar, kemudian dari kepolisian, dari Brimob, di sini semua. Dari instansi terkait, dari Dinas Sosial, hampir semua di sini semua," imbuhnya.
Petugas di lapangan harus bekerja ekstra keras untuk memadamkan dan mengevakuasi korban kebakaran di Trans Home Sleman.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News