Tantangan BPJS Ketenagakerjaan di Jogja, Sektor Informal Baru Terlindungi 12 Persen

Jumat, 02 Oktober 2026 – 18:00 WIB
Tantangan BPJS Ketenagakerjaan di Jogja, Sektor Informal Baru Terlindungi 12 Persen - JPNN.com Jogja
Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Yogyakarta. Foto: Januardi/JPNN

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungkapkan tantangan besar dalam memperluas cakupan jaminan sosial bagi para pekerja, khususnya di sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) di Jogja.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIY Cahyaning Indriasari memaparkan bahwa dari total potensi tenaga kerja di DIY yang mencapai 1,87 juta orang, tingkat kepesertaan aktif secara keseluruhan baru berada di angka 630 ribu pekerja atau sekitar 33,65 persen.

Tantangan paling mencolok terlihat pada segmen pekerja informal yang jumlah potensinya mencapai sekitar 1 juta orang.

"Potensi pekerja informal (BPU) di DIY ada sekitar 1 juta orang, tetapi yang terlindungi baru 122 ribu atau sekitar 12 persen. Ini tantangan kami agar pedagang, petani, hingga pelaku UMKM terdorong melindungi dirinya," jelas Cahyaning pada Jumat (2/10).

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya memperinci bahwa cakupan kepesertaan sektor Penerima Upah (PU) atau formal di DIY sebenarnya tergolong tinggi, yakni mencapai 62 persen atau sekitar 449 ribu pekerja aktif karena perlindungan tersebut merupakan kewajiban perusahaan.

Namun, tantangan terbesar terletak pada upaya merangkul pekerja rentan di sektor informal seperti petani, nelayan, dan pelaku usaha mandiri.

"Perlindungan bagi pekerja penerima upah adalah kewajiban perusahaan. Namun, untuk pekerja rentan, kami mengajak seluruh unsur daerah dan desa untuk bersama-sama mengupayakan perlindungannya," ujar Trisna.

Guna menghadapi tantangan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta Rudi Susanto menekankan pentingnya akselerasi kepesertaan mandiri melalui sinergi lintas instansi.

BPJS Ketenagakerjaan DIY Jateng masih memilik tantangan untuk menambah jumlah kepesertaan di sektor informal.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News