Efek Malioboro Run dan WJNC Mulai Dirasakan Sektor Perhotelan Jogja
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Banyaknya kegiatan dan acara hiburan yang berlangsung di Kota Yogyakarta akhir-akhir ini mulai dirasakan oleh sektor perhotelan.
Misalnya, pada hari ini ada kegiatan Malioboro Run 2026 yang diikuti sekitar 8 ribu peserta.
Kemudian, Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) juga akan kembali digelar Pemerintah Yogyakarta. Rangkaian acara WJNC bahkan sudah dimulai sampai malam puncak pada di sepanjang kawasan Malioboro pada 7 Oktober besok.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Deddy Pranowo Eryono mengatakan adanya peningkatan okupansi saat Malioboro Run 2026 dan menjelang WJNC.
Menurut Deddy, akhir pekan ini terjadi kenaikan okupansi hotel sebesar 10-20 persen.
"Malioboro Run tadi bisa mendongkrak okupansi terutama peserta luar kota yang cukup banyak sejak Jumat dan Sabtu. Okupansi bisa menaikkan 10-20 persen," katanya, Minggu (4/10).
Deddy menyebut okupansi hotel pada hari biasa hanya mencapai 50-70 persen. Dengan adanya event tersebut okupansi naik hingga 60-80 persen.
Selain itu, WJNC yang kembali digelar tahun ini sebagai puncak perayaan HUT Kota Yogyakarta ikut berdampak bagi dunia perhotelan.
Okupansi hotel di Kota Yogyakarta mulai meningkat dengan adanya even Malioboro Run dan menjelang WJNC.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News