Didemo PKL Malioboro, Wali Kota Yogyakarta: Mau Diundur 3 Tahun Pun Akan Sama

Senin, 17 Januari 2022 – 21:45 WIB
Didemo PKL Malioboro, Wali Kota Yogyakarta: Mau Diundur 3 Tahun Pun Akan Sama - JPNN.com Jogja
Kawasan PKL Malioboro (Foto: Antara)

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Puluhan pedagang kali lima (PKL) Malioboro hari ini melakukan aksi unjuk rasa menuntut penundaan rencana relokasi ke tempat yang baru. 

Menyikapi tuntutan para PKL Malioboro, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti memastikan bahwa eksekusi relokasi tetap akan dilakukan sesuai rencana. 

“Sudah siap sejak lama. Mau diundur tiga tahun juga akan sama saja karena tetap akan ada penataan. Jadi, dilakukan sekarang atau besok akan sama saja,” kata Haryadi di Yogyakarta, Senin (17/1).

Sebelumnya, PKL Malioboro berharap agar pemerintah daerah (pemda) dapat menunda rencana relokasi atau penataan selama 1-3 tahun karena saat ini pedagang masih dalam masa pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.

Menurut Haryadi, yang dibutuhkan PKL Malioboro bukan penundaan tetapi memastikan jika pedagang tetap memperoleh konsumen saat berada di lokasi yang baru, baik di bekas Bioskop Indra maupun di shelter yang berada di bekas Kantor Dinas Pariwisata DIY.

“Yang penting adalah mendatangkan keramaian ke lokasi yang baru. Ada jaminan jika pasar untuk PKL tetap ada. Bagaimanapun juga, PKL bisa dikategorikan sebagai produsen yang menjual produk mereka,” katanya.

Menurut Haryadi, setelah PKL ditata di lokasi yang baru maka pemda memiliki tanggung jawab untuk menciptakan pasar bagi PKL.

“Tidak ada maksud membuat sepi. Lokasi penempatan justru bisa menjadi sentra-sentra baru. Jadi pasar baru,” katanya. 

Para PKL Malioboro berdemonstrasi menuntut penundaan waktu relokasi dan menagih janji Wali Kota Yogyakarta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News