Cerita di Balik 9 Gol yang Dicetak Timnas Indonesia ke Gawang Bangladesh
jogja.jpnn.com, JAKARTA - Kemenangan gemilang Timnas Indonesia dengan skor telak 9-2 atas Bangladesh pada laga ketiga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis malam (1/10), menyisakan cerita dramatis di balik hujan gol tersebut.
Laga yang mengantarkan skuad Garuda melangkah ke partai puncak itu diwarnai oleh momen-momen krusial, mulai dari sesi latihan unik hingga inisiatif tak terduga dari sang kapten.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan kunci sukses timnya mencetak gol kilat, termasuk dua gol penutup di masa injury time babak kedua yang dicetak oleh Kevin Diks (90+6) dan Mitchell Baker (90+7).
Menurut Herdman, ketajaman dan mentalitas cepat tersebut tidak lepas dari menu latihan khusus yang baru saja mereka jalani sehari sebelumnya.
"Kemarin dalam latihan kami melakukan sebuah latihan dan saya bertanya kepada mereka, 'Berapa banyak gol yang bisa dicetak dalam 30 detik?'," ujar Herdman dalam sesi jumpa pers seusai laga.
"Mereka menjawab tiga. Saya bilang, 'tidak mungkin', ternyata kami mencetak tiga gol dalam 37 detik. Mereka percaya," tambahnya.
Keyakinan dari simulasi latihan itulah yang membuat para pemain tidak panik, bahkan ketika mereka sempat terkejut dan kebobolan cepat lewat aksi pemain Bangladesh Shahriar Emon pada menit ke-36 yang langsung direspons kilat oleh Mitchell Baker satu menit berselang.
Pertandingan juga sempat diwarnai kebingungan ketika wasit mengangkat papan injury time babak kedua yang menunjukkan waktu tambahan dua menit, sebelum akhirnya direvisi menjadi tujuh menit akibat banyaknya pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) sebelumnya.
Timnas Indonesia mencetak 9 gol ke gawang Bangladesh untuk memastikan satu tempat di final FIFA ASEAN Cup 2026. Ada cerita di balik hasil tersebut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News