Pilkada Tidak Langsung Membuat Calon Kepala Daerah Berjarak dengan Masyarakat

Jumat, 09 Januari 2026 – 21:19 WIB
Pilkada Tidak Langsung Membuat Calon Kepala Daerah Berjarak dengan Masyarakat - JPNN.com Jogja
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo (kanan) mengomentari wacana pilkada lewat DPRD. Foto: dok for JPNN.com

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo ikut mengomentari wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) lewat DPRD.

Hasto mengatakan pilkada lewat DPRD itu bakal menghilangkan emotional bonding, yaitu ikatan emosional kuat yang menyatukan individu melalui perasaan.

Menurut Hasto, pilkada langsung menghadirkan interaksi calon pemimpin dengan masyarakat sehingga ada ruang dialog.

"Pilkada langsung membuat kandidat bisa bertemu, berdialog sekaligus belanja masalah, merekam aspirasi masyarakat," kata Hasto, Kamis (8/1).

Dia menegaskan bahwa usulan pilkada dengan mekanisme pemilu tidak langsung belum tentu mengatasi masalah yang selama ini dikeluhkan.

"Saya mampu meraih kepercayaan pemilih Yogyakarta dan menang pilkada karena ada emotional bonding kuat bersama rakyat Yogyakarta," ujarnya.

Menurutnya, kampanye dalam pilkada membuat calon kepala daerah menjadi lebih dekat dengan masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pendidikan politik agar pemilih tidak tergiur dengan politik uang.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengaku tidak setuju dengan wacana Pilkada tidak langsung karena bisa membuat calon berjarak dengan masyarakat.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News