Menjelang Pilur 2026, Warga Bantul Perlu Hati-Hati dengan Penyalahgunaan KTP
jogja.jpnn.com, BANTUL - Anggota DPRD DIY Amir Syarifudin mengimbau masyarakat mewaspadai adanya potensi penyalahgunaan data pribadi menjelang pemilihan lurah serentak di Kabupaten Bantul.
Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY itu mengingatkan masyarakat untuk tidak memberikan salinan kartu tanda penduduk (KTP) kepada tim sukses pasangan calon lurah.
Wanti-wanti tersebut disampaikan Amir setelah muncul praktik pengumpulan salinan KTP.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan menyertakan KTP, kecuali untuk kepentingan tertentu dengan lembaga resmi yang terjamin kerahasiaannya," katanya, Jumat (25/9).
Amir mengatakan KTP memuat sejumlah data penting pemiliknya sehingga berpotensi disalahgunakan.
"Jangan sampai masyarakat menyerahkan fotokopi KTP begitu saja rampa mengetahui untuk apa data tersebut digunakan dan siapa yang akan menyimpannya," ujarnya.
Baca Juga:
Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan data identitas pribadi itu dapat menimbulkan persoalan serius.
Oleh karena itu, ia meminta calon lurah maupun timsesnya tidak memanfaatkan data pribadi untuk keuntungan pihak tertentu. (mcr25/jpnn)
Masyarakat di Kabupaten Bantul diimbau bijak dalam memberikan salinan fotokopi KTP menjelang pemilihan lurah 2026.
Redaktur : Januardi Husin
Reporter : M. Sukron Fitriansyah
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News