Menjelang Pilur 2026, Warga Bantul Perlu Hati-Hati dengan Penyalahgunaan KTP

Sabtu, 26 September 2026 – 11:30 WIB
Menjelang Pilur 2026, Warga Bantul Perlu Hati-Hati dengan Penyalahgunaan KTP - JPNN.com Jogja
Anggota DPRD DIY Amir Syarifudin meminta masyarakat tidak sembarangan memberikan salinan KTP. Foto: dok for JPNN.com

jogja.jpnn.com, BANTUL - Anggota DPRD DIY Amir Syarifudin mengimbau masyarakat mewaspadai adanya potensi penyalahgunaan data pribadi menjelang pemilihan lurah serentak di Kabupaten Bantul.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY itu mengingatkan masyarakat untuk tidak memberikan salinan kartu tanda penduduk (KTP) kepada tim sukses pasangan calon lurah.

Wanti-wanti tersebut disampaikan Amir setelah muncul praktik pengumpulan salinan KTP.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan menyertakan KTP, kecuali untuk kepentingan tertentu dengan lembaga resmi yang terjamin kerahasiaannya," katanya, Jumat (25/9).

Amir mengatakan KTP memuat sejumlah data penting pemiliknya sehingga berpotensi disalahgunakan.

"Jangan sampai masyarakat menyerahkan fotokopi KTP begitu saja rampa mengetahui untuk apa data tersebut digunakan dan siapa yang akan menyimpannya," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan data identitas pribadi itu dapat menimbulkan persoalan serius.

Oleh karena itu, ia meminta calon lurah maupun timsesnya tidak memanfaatkan data pribadi untuk keuntungan pihak tertentu. (mcr25/jpnn)

Masyarakat di Kabupaten Bantul diimbau bijak dalam memberikan salinan fotokopi KTP menjelang pemilihan lurah 2026.

Redaktur : Januardi Husin
Reporter : M. Sukron Fitriansyah

Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News