Bupati Halim Punya Pesan untuk Semua Calon Lurah di Bantul, Dengarkan!
jogja.jpnn.com, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh calon lurah yang akan mengikuti Pemilihan Lurah (Pilur) di Kabupaten Bantul.
Ia menegaskan agar para kandidat tidak melakukan praktik politik uang (money politics) dalam bentuk apa pun demi menjaga marwah pesta demokrasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Halim saat ditemui di Kantor Bupati Bantul, Senin (28/9).
Ia menekankan bahwa segala regulasi, mulai dari Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup), hingga undang-undang, secara tegas melarang praktik suap suara.
"Saya menegaskan kembali bahwa money politic itu dilarang dalam Perda, dalam Perbup, dalam peraturan perundang-undangan apa pun," ujar Halim.
Bupati mengingatkan agar larangan tersebut dipatuhi secara ketat, baik dalam wujud pemberian uang tunai, barang seperti paket sembako, maupun iming-iming bentuk lainnya yang dapat mencederai esensi pemilihan.
"Jangan melakukan money politic dalam wujud apa pun. Uang, beras, atau iming-iming apa pun," tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menilai bahwa masyarakat Bantul saat ini sudah makin matang dan cerdas dalam berdemokrasi.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan para calon lurah agar tidak menggunakan cara-cara lama selama masa kampanye.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News