Detik-Detik PSIM Jogja Juara Liga 2 di Bawah Guyuran Hujan

Menjelang babak kedua bergulir, hujan deras mengguyur Stadion Manahan sehingga wasit Rio Permana Putra harus menghentikan pertandingan selama 90 menit.
Babak kedua kembali dimainkan setelah tertunda selama 3 x 30 menit.
Pada awal babak kedua, PSIM masih mencoba mengendalikan permainan. Rafinha mengirimkan umpan terobosan panjang tertuju kepada pemain pengganti Roken Tampubolon, tetapi penyelesaiannya masih mudah ditangkap kiper Awan Setho.
Di tengah hujan yang masih terus turun, Bhayangkara sedikit demi sedikit meningkatkan tempo serangan dan memaksa PSIM lebih banyak bertahan. Bhayangkara sempat menarik keluar Ilija Spasojevic untuk digantikan Fareed Sadat, yang membuat daya gempurnya tetap terjaga.
Setelah beberapa peluang tanggung yang dimiliki, Bhayangkara akhirnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-64.
Umpan silang kiriman Ruben Sanadi dari sisi kanan pertahanan PSIM, dapat ditanduk Sadat untuk membuat bola masuk ke gawang Harlan Suardi.
Skor imbang 1-1 kemudian bertahan sampai babak kedua usai, dan membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan tambahan waktu 2x15 menit.
PSIM merestorasi keunggulan mereka pada menit ke-96. Roken yang mendapat operan di sisi kanan pertahanan Bhayangkara, bergerak menggiring bola untuk masuk ke kotak penalti dan melepaskan sepakan keras yang mengenai pemain Bhayangkara untuk melesak masuk ke gawang Awan Setho.
Beginilah detik-detik PSIM Jogja berhasil menyabet gelar juara Liga 2 setelah menundukkan Bhayangkara FC.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News