Terget Tercapai, Mazola Junior Masih jadi Pelatih PSS Sleman

Kunci kemenangan penting PSS dari Madura United FC, menurut Mazola, karena dua faktor penting, yaitu teknis pertandingan dan mental para pemainnya.
“Kami bermain efektif dan pantas meraih tiga poin di pertandingan ini. Kemudian kami sangat butuh kemenangan ini dan menyelesaikan putaran pertama dengan baik di pertandingan ini. Tujuannya tentu saja menutup putaran pertama lepas dari zona degradasi,” pungkasnya.
Pada pertandingan kemarin, PSS Sleman hanya mampu menorehkan 37 persen penguasaan bola, tetapi mereka dapat tampil klinis dengan memaksimalkan peluang yang dimiliki.
Madura United bahkan mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan sempat unggul lewat gol Maxuel Cassio, tetapi pada akhirnya dianulir oleh wasit setelah melihat tinjauan VAR.
PSS akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-11 setelah umpan tendangan bebas Kevin Gomes dapat disambut sundulan Cleberson Martins yang membobol gawang Madura sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Skuad asuhan Mazola Junior terus berupaya menambah keunggulan dan berhasil pada menit ke-36 sehingga skor berubah menjadi 2-0 lewat tendangan keras Dominikus Dion yang memanfaatkan bola liar di depan kotak penalti Madura.
Memasuki babak kedua, PSS sukses menambah keunggulannya menjadi 3-0 setelah umpan silang Achmad Figo dapat disambut sundulan Danilo Alves yang membobol gawang Madura pada menit ke-59.
PSS menambah keunggulan mereka menjadi 4-0 pada menit ke-65 lewat gol Gustavo Tocantins yang memanfaatkan umpan terobosan Achmad Figo dan membobol gawang Madura yang dijaga oleh Aditya Harlan.
Kursi kepelatihan PSS Sleman masih akan dipegang oleh Mazola Junior pada putaran kedua Liga 1 2024/2025. Berkat target tercapai.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News