PSS Sleman Bermain Imbang di Kandang Dewa United, Coach Seto Singgung Kondisi Lapangan

Seto mengatakan kondisi lapangan yang basah sempat mengganggu pola permainan PSS Sleman.
"Lapangan basah dan cukup berat.
Babak pertama mengganggu aliran bola. Namun, apa pun itu akan menjadi evaluasi kami untuk ke depannya," ucap dia.
Seto mempersembahkan satu poin ini untuk suporter PSS Sleman yang tengah berduka karena dua orang dari kelompok Brigata Curva Sud (BCS) meninggal dunia, yaitu Tri Fajar Firmansyah dan Aditya Eka Putranda.
Penyerang PSS Sleman Irkham Mila juga mensyukuri satu poin yang berhasil mereka bawa pulang.
"Babak pertama banyak peluang, tetapi belum bisa kami maksimalkan. Mungkini ini yang terbaik untuk PSS Sleman," ujar Mila.
Pada laga melawan Dewa United, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menurunkan Muhammad Ridwan sebagai penjaga gawang. Kemudian ada Bagus Nirwanto, Tallyson Duarte, Marckho Sandy dan Derry Rachman di barisan pertahanan.
Lini tengah PSS Sleman diisi oleh Ze Valente, Manda Cingi dan Jihad Ayoub. Sedangkan lini depan dihuni oleh Michell Chagas, Irkham Mila dan Miftahul Hamdi.
Hasil imbang itu membuat PSS Sleman kini bertengger di peringkat 12 klasemen sementara Liga 1 2022/2023 dengan raihan sembilan poin dari delapan laga. Sedangkan Dewa United berada di peringkat sepuluh dengan sepuluh poin dari delapan laga. (mar3/jpnn)
PSS Sleman membawa pulang satu poin dari kandang Dewa United. Coach Seto menyebut kondisi lapangan sempat mengganggu permainan anak asuhnya.
Redaktur & Reporter : Januardi Husin
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News