3 Karyawan Koperasi Ini Beraksi, Perusahaan Merugi Rp 2 Miliar

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Tiga karyawan Koperasi Kredit Mulia diduga melakukan tindak pidana penggelapan uang sehingga perusahaan merugi Rp 2 miliar.
Ketiganya adalah warga Kecamatan Kalibawang, Kulon Progo, DIY, berinisial SIL (35) perempuan, VIN (37) perempuan, dan EKS (48) laki-laki.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kulon Progo Inspektur Polisi Satu Andriana Yusuf terbongkarnya kasus dugaan korupsi itu bermula dari kecurigaan pihak Koperasi Kredit Mulia Kalibawang terhadap hasil audit keuangan perusahaan pada 2019.
Ketika itu tiga orang tersangka masih bekerja di koperasi tersebut dan mengisi jabatan krusial.
EKS menjabat general manager, VIN sebagai manajer kredit, dan SIL menjabat manajer keuangan.
"Hasil laporan audit ditemukan adanya kejanggalan soal aliran dana simpan pinjam yang ditangani oleh tersangka. Oleh karena itu, pihak koperasi melaporkan ke Unit Tipikor Satreskrim Polres Kulon Progo guna menyelidiki hal tersebut," katanya pada Kamis (27/2).
Ia mengatakan dari hasil pendalaman laporan tersebut, timnya menemukan adanya praktik penyalahgunaan jabatan oleh ketiga tersangka yang berlangsung dari kurun waktu 2018 hingga 2019.
Modus yang digunakan pelaku, yakni dengan mencatut nama anggota koperasi untuk membuat surat pinjaman fiktif.
Tiga bekas karyawan koperasi simpang pinjam di Kulon Progo menggelapkan uang sehingga perusahaan merugi Rp 2 miliar.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News