Bupati Bantul Bawa Kabar Soal Vaksin PMK untuk Ternak

Senin, 20 Juni 2022 – 10:15 WIB
Bupati Bantul Bawa Kabar Soal Vaksin PMK untuk Ternak - JPNN.com Jogja
Vaksin PMK untuk ternak. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, BANTUL - Salah satu upaya untuk menanggulangi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah dengan menyuntikkan vaksin ke ternak.

Namun, ketersediaan vaksin PMK saat ini masih sangat terbatas karena pemerintah daerah tidak bisa memproduksi vaksin secara mandiri.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan produksi vaksin PMK merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Lokasi produksinya hanya ada di satu tempat, yaitu di Surabaya, Jawa Timur.

Bupati mengatakan produksi dan sirkulasi vaksin PMK ditangani langsung oleh Kementerian Pertanian karena kebutuhannya di seluruh Indonesia.

"Oleh Kementerian Pertanian saat ini diprioritaskan untuk sapi-sapi perah agar suplai susu di Indonesia tidak terhenti," katanya.

Halim memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantul telah meminta jatah vaksin untuk ternak-ternak yang ada.

"Makanya kita tunggu dan terus berharap bahwa vaksin anti-PMK itu segera diproduksi massal dan bisa dikirimkan ke Kabupaten Bantul," katanya.

Pemerintah pusat ternyata telah memproduksi vaksin anti-PMK. Namun, saat in belum bisa sampai ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Simak penjelasan Bupati Bantul.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News