Ratusan Jaga Warga Ada di Sleman, Tugasnya Tak Sekadar Menjaga Keamanan

Kamis, 21 Juli 2022 – 21:10 WIB
Ratusan Jaga Warga Ada di Sleman, Tugasnya Tak Sekadar Menjaga Keamanan - JPNN.com Jogja
Kelompok Jaga Warga dibentuk salah satunya untuk mencegah aksi kejahatan jalanan atau klitih. Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jogja.jpnn.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) aktif membentuk kelompok Jaga Warga yang beranggotakan perwakilan dari beberapa elemen masyarakat.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan dari 1.212 padukuhan yang ada di Kabupaten Sleman, saat ini 250 di antaranya telah memiliki Kelompok Jaga Warga.

"Target kami sampai 2024 sudah 50 persen padukuhan yang ada di Sleman telah memiliki Kelompok Jaga Warga," katanya.

Kelompok Jaga Warga terdiri atas berbagai unsur masyarakat, di antaranya dari pemuda, perkumpulan perempuan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

"Adapun jumlah Kelompok Jaga Warga di masing-masing padukuhan ada sekitar 25 orang," imbuhnya.

Kelompok Jaga Warga yang dikukuhkan pada Rabu (20/7) ialah Padukuhan Plosokuning V, Kelurahan Minomartani, dan Padukuhan Penen, Kalurahan Donoharjo.

"Sedangkan hari ini, Kelompok Jaga Warga yang akan dikukuhkan dari Kelurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel," tambahnya.

Dia menjelaskan Kelompok Jaga Warga bertugas memberikan masukan kepada perangkat di padukuhan masing-masing terkait menjaga keamanan, ketertiban, dan kondisi secara umum.

Di Sleman saat ini sudah ada 250 Kelompok Jaga Warga. Bupati menegaskan apa tugas dan fungsi Jaga Warga.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News