Jogja Mark Jadi Merek Internasional Bersertifikat Protokol Madrid, Apa Keuntungannya?

Kamis, 11 Agustus 2022 – 13:31 WIB
Jogja Mark Jadi Merek Internasional Bersertifikat Protokol Madrid, Apa Keuntungannya? - JPNN.com Jogja
Ilustrasi - Jogja Mark sudah memiliki Protokol Madrid. Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dibantu Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sedang berupaya agar Jogja Mark bisa merambah ke pasar internasional.

Jogja Mark merupakan merek terdaftar milik Pemda DIY yang digunakan sebagai co-branding bagi produk- produk usaha kecil menengah (UKM) asli Yogyakarta.

Jogja Mark kini telah menerima sertifikat Protokol Madrid agar bisa merambah ke pasar Amerika Serikat pada tiga klasifikasi kelas, yaitu kelas 18, 20, dan 21.

Kepala Balai Pengelolaan Kekayaan Intelektual DIY Doni Dwi Yoga Handoko mengatakan permohonan Protokol Madrid sudah diajukan sejak Maret 2022 dan telah mendapatkan persetujuan dari World Intellectual Property Organization (WIPO).

Doni menuturkan proses pengajuan Protokol Madrid cukup mudah berkat bantuan dari DJKI serta Kantor Wilayah Kemenkumham DIY yang terus mendampingi dalam proses pengajuan.

Pemeriksa Merek Madya DJKI Raden Nurul Anwar mengatakan bahwa dengan telah terdaftarnya Protokol Madrid merek Jogja Mark, maka Pemda DIY bisa memasarkan atau menjual produk khususnya ke Amerika Serikat.

Jogja Mark akan terlindungi dari gugatan-gugatan atau pihak-pihak yang merasa keberatan merek tersebut didaftarkan di sana.

Anwar menambahkan bahwa Protokol Madrid juga akan membawa manfaat besar pada ekonomi dalam negeri dan memudahkan peluang ekspor.

Mereka dagang milik Pemda DIY, Jogja Mark, telah memiliki Prokol Madrid. Sekarang bisa jualan bebas di Amerika Serikat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News