Serikat Buruh Jogja Tolak Kenaikan Harga BBM, 4 Hal Ini Jadi Alasannya

Minggu, 04 September 2022 – 19:00 WIB
Serikat Buruh Jogja Tolak Kenaikan Harga BBM, 4 Hal Ini Jadi Alasannya - JPNN.com Jogja
Antrean pengisian BBM di SPBU. Foto: M. Sukron Fitriansyah/jpnn

"Ketiga, harga BBM yang naik akan memicu pula kenaikan harga barang dan bahan pokok untuk hidup layak, sementara itu upah pekerja selalu murah dari tahun ke tahun," jelasnya. 

Terakhir, merujuk Pasal 33 UUD 1945, lanjutnya, penentuan harga sektor yang mempengaruhi hidup orang banyak, tidak boleh diserahkan pada mekanisme pasar.

"Penetapan harga BBM harus memperhatikan kepentingan masyarakat banyak. Untuk itu, subsidi harga BBM adalah hak seluruh warga negara Indonesia," kata Kirnadi.

Atas dasar pertimbangan itu, DPD K.SPSI DIY menuntut pembatalan kenaikan harga BBM, perombakan pengelolaan migas di Indonesia, pencabutan UU Cipta Kerja, revisi UMP dan UMK seluruh Indonesia serta alokasi lebih banyak APBN, APBD dan Danais untuk program-program kesejahteraan rakyat. (mcr25/jpnn)

Serikat pekerja Jogja menegasakn beberapa poin penting mengapa kenaikan harga BBM harus ditolak. Simak!

Redaktur : Januardi Husin
Reporter : M. Syukron Fitriansyah

Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News