Sultan HB X Dorong Pemanfaatan Tanah Kas Desa untuk Mengentaskan Kemiskinan
jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta bawahannya memperhatikan inflasi untuk tetap menjaga daya beli masyarakat.
Menurut Sri Sultan, inflasi tidak hanya sekadar soal kenaikan harga, tetapi menyangkut daya beli masyarakat.
Apabila inflasi tinggi kemudian masyarakat tidak memiliki daya beli yang baik, akan mempersulit orang miskin untuk membelanjakan konsumsi.
"Jadi, yang perlu diperhatikan adalah apabila inflasi tersebut meningkat dibarengi dengan persentase kesejahteraan petani yang naik, saya pikir bukan masalah, asal petani ikut merasakan untung bukan pedagangnya saja," kata Sri Sultan.
Untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, ia mendorong pemanfaatan Tanah Kas Desa melalui sistem sewa oleh orang miskin dan penganggur untuk dikelola.
Kemudian, upaya lainnya yang bisa dilakukan adalah mendorong Lumbung Mataraman agar menambah penghasilan masyarakat.
Bagi Sultan, dua langkah tersebut dapat dilakukan untuk menekan angka kemiskinan serta meningkatkan ketahanan pangan di DIY.
Langkah tersebut diharapkan otomatis dapat menekan inflasi di Jogja.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta pemerintah kabupaten/kota untuk memanfaatkan Tanah Kas Desa untuk menekan angka kemiskinan di Jogja.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News