Mulailah Menghemat Produksi Sampah, Bisa dapat Insentif Uang

Sabtu, 10 September 2022 – 12:09 WIB
Mulailah Menghemat Produksi Sampah, Bisa dapat Insentif Uang - JPNN.com Jogja
Ilustrasi - Tumpukan sampah. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, BANTUL - Warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bisa mulai menghemat produksi sampah rumah tangga.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Bantul akan menyiapkan insentif bagi kelompok masyarakat yang bisa mengurangi produksi sampah.

Hal itu dilakukan untuk meminimalisir sampah yang setiap hari dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Piyungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Ari Budi Nugroho mengatakan insentif itu dilakukan untuk mendorong masyarakat agar bisa mandiri memproses dan mengurangi produksi sampah dari sumbernya.

Menurut dia, jika saat ini sebagian besar sampah itu dikumpulkan masyarakat lalu dibuang ke TPA Piyungan, tidak terjadi proses pengurangan sampah rumah tangga.

"Kami dorong ada mekanisme baru. Sedang kami hitung dan rumuskan insentif, tetapi untuk menuju ke sana harus ada perubahan perda (Peraturan Daerah). Intinya kami akan meningkatkan pelayanan kemudian akan menerapkan insentif dan disinsentif," katanya.

Dia mengatakan bentuk insentif bagi kelompok masyarakat yang dapat mengurangi atau mengolah sampah dari sumbernya berupa uang. Harapannya, selain tarif biaya langganan bisa berkurang, juga mendapat insentif dari pemerintah.

Insentif tersebut, kata dia, bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat untuk mengembangkan sarana pengolahan atau kegiatan pengurangan sampah dari sumbernya sehingga pada akhirnya nanti dapat memberdayakan masyarakat itu sendiri.

Warga Kabupaten Bantul mulai sekarang bisa mengehemat produksi sampah rumah tangga. Ada insentif dari pemerintah daerah.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News