Sekolah Harus Memantau Kondisi Bangunan, Insiden di Gunungkidul Jangan Terulang

Kamis, 10 November 2022 – 15:00 WIB
Sekolah Harus Memantau Kondisi Bangunan, Insiden di Gunungkidul Jangan Terulang - JPNN.com Jogja
Ilustrasi - Sekolah aman bencana. Foto: Antara

“Kami akan langsung mengosongkan bangunan dan selanjutnya melakukan rehabilitasi. Bisa saja, kegiatan belajar mengajar dialihkan ke sekolah lain atau dilakukan dengan model sif pagi dan siang,” katanya.

Beberapa sekolah yang pada tahun ini menjalani rehabilitasi total di antaranya SD Negeri Warungboto, SD Negeri Suryodiningratan 2, dan SD Negeri Pakel dengan alokasi anggaran sekitar Rp 3,7 miliar. Sedangkan renovasi SD Keputran 1 dibiayai oleh dana keistimewaan melalui Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sumadi mengatakan hal senada yaitu meminta sekolah untuk rutin melakukan pemantauan kondisi bangunan sebagai antisipasi kerusakan yang bisa menimbulkan korban terutama saat musim hujan.

“Sekolah bisa langsung melapor ke Disdikpora jika kondisi bangunan rusak dan mengkhawatirkan sehingga bisa dilakukan langkah antisipasi lebih cepat,” katanya.

Selain Disdikpora, antisipasi potensi bencana hidrometeorologi juga dilakukan oleh sejumlah instansi lain seperti BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“BPBD diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana saat musim hujan. DLH pun sudah diminta memangkas pohon yang rindang supaya tidak roboh saat ada hujan deras dan angin kencang,” katanya. (antara/jpnn)

Sekolah di Kota Yogyakarta diminta untuk rutin memantau kondisi bangunan agar insiden seperti di SD Muhammadiyah Bogor, Gunungkidul tidka terulang.

Redaktur & Reporter : Januardi Husin

Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia