Rakyat Papua di Jogja Tolak Daerah Otonomi Baru, Dengarkan Alasannya

Jumat, 15 Juli 2022 – 11:10 WIB
Rakyat Papua di Jogja Tolak Daerah Otonomi Baru, Dengarkan Alasannya - JPNN.com Jogja
Aksi menuntut pencabutan otonomi barudi Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Kamis (14/7). Foto: PRP

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Sejumlah massa dari Petisi Rakyat Papua (PRP) Sekber Jawa Tengah Wilayah Yogyakarta berunjuk rasa di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Kamis (14/7).

Aksi tersebut merupakan respons terhadap pengesahan tiga Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Otonomi Baru (DOB).

Tiga provinsi yang bakal dilakukan pemekaran tersebut adalah Provinsi Papua Tengah dengan ibu kota Nabire.

Kemudian, Provinsi Papua Selatan dengan ibu kota Merauke dan Provinsi Papua Pegunungan ibu kotanya Jayawiya. 

Koordinator Umum PRP Frengky mengatakan dengan tegas bahwa Undang-undang tersebut merupakan produk kolonial bagi orang Papua.

Menurut dia, pemekaran akan meredam gerakan rakyat Papua untuk menuntut kemerdekaan. 

"Akibat dari pemekaran provinsi, kabupaten hingga desa sangat tidak berdasar, dinamika demokrasi dalam kehidupan masyarakat Papua sudah sangat jauh bergeser ke politik identitas berdasarkan warna kulit, suku, marga, gunung, pantai hingga kelompok kepentingan," jelasnya. 

Dia menambahkan dengan adanya pemekaran wilayah ini persaingan akan masif dari sebelumnya. 

Sejumlah massa aksi dari Papua melakukan unjuk rasa di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Kamis (14/7). Mereka protes dengan pemekaran di wilayah Papua.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News