Ciri-Ciri dan Cara Mengatasi Tanaman Cabai yang Terserang Hama Patek

Menurut Suparmono, gejala yang ditimbulkan adalah bercak melingkar cekung berwarna coklat pada pusatnya serta warna cokelat muda pada sekeliling lingkaran.
Baca Juga:
"Pada perkembangannya bercak bisa meluas dan buah bisa busuk, kering dan jatuh," katanya.
Luas tanaman cabai di Sleman saat ini diperkirakan untuk cabai rawit sekitar 80 hektare dan cabai keriting seluas 101 hektare, terutama di wilayah Ngaglik dan Pakem.
Petani cabai bisa mengatasi hama patek dengan cara membersihkan gulma pada tanaman.
Banyaknya gulma akan menghambat mengalirnya kelebihan air dari lahan, terutama saat musim hujan.
"Kemudian, pemangkasan tanaman cabai karena tanaman yang terlalu rimbun menyebabkan jamur mudah menyerang. Selain itu, terlalu berlebihan memberikan pupuk berunsur N juga rawan akan serangan patek," katanya.
Kemudian, melalui pengaturan drainase yang baik dan penyemprotan menggunakan fungisida juga bisa mengatasi hama patek.
"Apabila dalam satu kali penyemprotan masih tetap ada serangan patek, perlu dilakukan perulangan dengan selang waktu 3 -4 hari dari waktu penyemprotan awal," katanya.
Harga cabai di Sleman saat ini sedang tinggi-tingginya karena stok yang terbatas. Petani cabai sedang menghadapi hama patek. Bagaimana cara mengatasi patek?
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News