Belasan Warga Yogyakarta Mengadu ke DPRD, Ada Kendala dalam Perpanjangan Sertifikat HGB

Senin, 05 September 2022 – 19:20 WIB
Belasan Warga Yogyakarta Mengadu ke DPRD, Ada Kendala dalam Perpanjangan Sertifikat HGB - JPNN.com Jogja
Warga Kota Yogyakarta mengadu ke DPRD soal perpanjangan sertifikta HGB. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - DPRD Kota Yogyakarta menerima audiensi dari 19 warga Yogyakarta yang mengeluh tentang kendala dalam memperpanjang sertifikat hak guna bangunan atau HGB.

Belasan warga Kota Yogyakarta itu tergabung dalam Forum Peduli Tanah DIY demi NKRI (Forpeta NKRI). Mereka khawatir kehilangan tanah yang selama ini ditempati.

Ketua Umum Forum Peduli Tanah DIY demi NKRI (ForpetaNKRI) Siput Lokasari mengatakan seharusnya mereka tidak memiliki kendala dalam perpanjangan sertifikat HGB karena yang mereka tempati adalah tanah negara.

Menurut dia, kesulitan untuk memperpanjang sertifikat HGB tersebut memicu keresahan masyarakat karena ada beberapa isu dan kasus yang membuat masyarakat justru kehilangan sertifikat HGB yang selama ini mereka miliki.

Ia mencontohkan salah satu kasus dialami warga Kecamatan Gedongtengen berinisial TT yang justru kehilangan sertifikat HGB karena saat ini tanah yang ia tempati justru berubah menjadi tanah kesultanan.

"Seharusnya, perpanjangan sertifikat HGB untuk tanah negara harus mengacu pada Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA)," katanya.

Siput meyakini kasus hilangnya sertifikat HGB bukan hanya dialami oleh TT.

"Ini adalah tanah waris dan saya hanya memahami jika harus memperpanjang sertifikat HGB. Sama sekali tidak mengerti jika tanah saya adalah tanah negara," kata TT.

Belasan warga Kota Yogyakarta mengadu ke DPRD karena mereka kesulitan memperpanjang sertifikat HGB. Ada apa?
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia