Rektor UWM Bicara Praktik Oligarki di Simposium Ekonom Muhammadiyah

Senin, 21 November 2022 – 21:30 WIB
Rektor UWM Bicara Praktik Oligarki di Simposium Ekonom Muhammadiyah - JPNN.com Jogja
Rektor UWM Prof Edy Suandi Hamid dalam acara Simposium Ekonom Muhammadiyah. Foto: Humas UWM

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta Edy Suandi Hamid bicara soal oligarki dalam Simposium Ekonom Muhammadiyah 2022: Kado untuk Persyarikatan Bangsa yang diselenggarakan atas kerja sama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (AFEB PTMA) pada Jumat (18/11).

Dalam pernyataannya, Edy menyebut pemangku kebijakan yang tak tunduk dengan oligarki akan menghasilkan keputusan yang berorientasi pada kepentingan publik. 

“Apabila pemimpin suatu negara dapat bersikap mandiri, tegas dan tidak tunduk pada keinginan atau kepentingan oligarki, potensi mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih dan secara riil berorientasi pada kepentingan publik akan lebih terbuka," katanya.

Jika hal sebaliknya terjadi, lanjutnya, kebijakan publik akan tersandera kepentingan oligarki.

"Pemerintahan oligarkis cenderung akan melahirkan atau memproduksi kebijakan-kebijakan dalam konteks ekonomi yang memenuhi kepentingan oligopolis," kata pakar kebijakan dan ekonomi pembangunan tersebut. 

Dia mengambil contoh penguasaan industri makanan minuman, rokok, telekomunikasi hingga kendaraan bermotor di Indonesia sebagai pasar oligopoli.

Menurutnya, dengan kekuatan seperti ini, oligopolis bisa mengatur pasar dan bahkan kebijakan pemerintah untuk melanggengkan penguasaan pasarnya.

Ia menambahkan bahwa hal tersebut juga akan berdampak pada kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah. 

Rektor UWM Yogyakarta Prof Edy Suandi Hamid menilai praktik oligarki akan membuat kebijakan pemerintah jauh dari kepentingan publik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News