Antisipasi Badai PHK, Pemkab Sleman Turun Tangan

Senin, 05 Desember 2022 – 13:02 WIB
Antisipasi Badai PHK, Pemkab Sleman Turun Tangan - JPNN.com Jogja
Ilustrasi - Karyawan perusahaan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jogja.jpnn.com, SLEMAN - Beberapa perusahaan di Indonesia sedang menghadapi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) karena situasi bisnis yang tidak menentu.

Hal sama juga dialami oleh beberapa perusahaan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pemerintah Kabupaten Sleman langsung bergerak untuk mencegah atau meminimalisir badai PHK yang mungkin akan dilakukan oleh beberapa perusahaan.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah saat ini adalah mendampingi beberapa perusahaan yang sedang terdampak pandemi Covid-19 dan persaingan usaha.

"Terutama yang kondisinya tidak baik-baik saja, kami bantuk agar bisa terus berproduksi," kata Kustini.

Dia mengatakan bahwa Pemkab Sleman juga mengawasi perkembangan setiap usaha industri yang ada di daerah tersebut.

Salah yang dilakukan Bupati Sleman bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman di PT Kusuma Sandang Mekarjaya (PT KSM) Balecatur, Gamping beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan tersebut diperoleh informasi bahwa ada sekitar 1.500 karyawan yang saat ini bekerja di PT KSM.

Pemerintah Kabupaten Sleman turun tangan untuk mencegah badai PHK yang kini melanda Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News