Heboh Protes Gelar Profesor Kehormatan, Begini Kata UGM

Saat dikonfirmasi, Guru Besar Fakultas Psikologi UGM Prof Koentjoro yang namanya ikut tercantum dalam surat itu membenarkan bahwa dirinya menjadi salah satu dosen yang menolak usulan profesor kehormatan.
"Itu benar adanya," ucap mantan Ketua Forum Dewan Guru Besar Indonesia ini.
Untuk mencapai jabatan akademik tertinggi tersebut, ujar Koentjoro, dosen harus menapaki tahap demi tahap yang tidak mudah, mulai dari asisten, asisten ahli, lektor, lektor kepala, hingga puncaknya adalah profesor.
Tidak hanya itu, menurut dia, mereka juga harus memiliki pengalaman pengejaran dan penelitian yang kuat.
"Kami (untuk mencapai gelar profesor) itu capek, susah, kok, tiba-tiba orang dari politisi akan langsung masuk di situ. Soal unsur keadilan itu yang kami tidak ridha (rela)," ujar Koentjoro. (antara/jpnn)
Ratusan dosen UGM menolak rencana pemberian profesor kehormatan kepada pejabat publik. UGM merespons begini.
Redaktur & Reporter : Januardi Husin
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News