Kemenag Yogyakarta Ungkap Respons Mengejutkan dari Pengelola Masjid Soal Aturan Pengeras Suara

Rabu, 16 Maret 2022 – 19:10 WIB
Kemenag Yogyakarta Ungkap Respons Mengejutkan dari Pengelola Masjid Soal Aturan Pengeras Suara - JPNN.com Jogja
Ilustrasi pengeras suara. FOTO: ANTARA/ Fakhri Hermansyah/foc.

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 tentang Aturan Pengeras Suara di Masjid dan Musala sempat menuai pro dan kontra. 

Kantor wilayah Kementerian Agama di seluruh Indonesia harus bekerja keras menyosialisasikan SE Menag 05 tersebut agar tak terjadi miskomunikasi.

Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta sendiri sudah mulai menyampaikan maksud dari imbauan Menang Yaqut Cholil Qoumas. 

Setelah disampaikan, respons dari sebagian besar pengelola masjid dan musala di Yogyakarta justru mengagetkan. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Nur Abadi mengatakan bahwa pengelola masjid tidak mempersoalkan imbauan tersebut, tetapi bertanya bagaimana caranya mengukur tingkat kekerasan suara.

“Pertanyaan yang justru banyak kami terima adalah bagaimana mengukur tingkat kekerasan pengeras suara. Setelah dijelaskan dan diukur langsung, biasanya tidak sampai 100 desibel. Jadi, sudah sesuai ketentuan,” kata Nur, Rabu (16/3).

Pengukuran tingkat kekerasan suara yang dihasilkan, lanjut Nur, dapat diukur dengan mudah.

Salah satunya menggunakan aplikasi yang dapat ditemui dan diunduh langsung menggunakan telepon pintar.

Kemenag wilayah Kota Yogyakarta telah menyosialisasikan SE Menag 05 soal aturan pengeras suara. Respons pengelola masjid justru mengejutkan.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia