KPK ke Gedung Kepatihan Yogyakarta, Sri Sultan HB X Bilang Begini

Kamis, 30 Juni 2022 – 17:34 WIB
KPK ke Gedung Kepatihan Yogyakarta, Sri Sultan HB X Bilang Begini - JPNN.com Jogja
Sri Sultan HB X saat rapat koordinasi dengan KPK di Gedung Kepatihan. Foto: Humas Pemda DIY

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengikuti rapat koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi DIY bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (30/6).

Rakor yang digelar di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta tersebut hadiri langsung oleh Wakil KPK Nurul Ghufron.

Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa dirinya tidak akan memberikan keringanan atau dukungan kepada oknum yang terbukti melakukan tindak korupsi.

Menurut Ngarsa Dalem korupsi hanya akan memperlambat pembangunan, menimbulkan ketidakefisienan dan meningkatkan ongkos niaga.

“Seluruh lapisan masyarakat harus dibekali pengetahuan bahaya laten korupsi dan pencegahannya. Korupsi mengikis kemampuan institusi pemerintah karena pengabaian prosedur, pengurasan sumberdaya, dan pejabat diangkat bukan karena prestasi," katanya. 

Selain itu, dari sisi politis korupsi memberikan ancaman besar bagi warga negara karena hanya menguntungkan oknum tertentu dan merugikan negara dan rakyat. 

Ia pun berharap agar pemahaman dan edukasi pencegahan korupsi diintensifkan dan diintegrasikan secara multisektor dan multisegmen sejak usia dini.

Dikatakannya bahwa hal ini sebagai upaya preventif agar negara dapat dikelola secara bersih dan bermartabat.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron hadir langsung di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Kamis (30/6).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News